Paripurna HUT ke-50 Provinsi Lampung

Rabu, 16 April 2014 11:38

Selasa (18/3/2014), merupakan HUT ke-50 Provinsi Lampung. Pada pagi itu juga DPRD Lampung menggelar rapat paripurna istimewa memperingati hari jadi Lampung. Hadir dalam rapat yang dipimpin Ketua DPRD Marwan Cik Asan itu antara lain Gubernur Lampung Sjachroedin Z.P., Wakil Gubernur Lampung M.S. Joko Umar Said, dan para pejabat serta anggota DPRD Lampung.

 

Dalam sambutannya, Gubernur Lampung atas nama Pemerintah Provinsi Lampung dan pribadi, mengucapkan selamat dan dirgahayu kepada seluruh masyarakat Lampung. “Semoga kebangkitan 50 tahun Provinsi Lampung, Sai Bumi Ruwa Jurai yang diperingati hari ini, terus kita tingkatkan persatuan dan kesatuan masyarakat menuju Lampung yang kita cita-citakan,” katanta.

HUT ke-50, kata Gubernur, merupakan HUT Emas, yang berarti telah setengah abad umur yang dilalui Provinsi Lampung. Karenanya, setiap kali peringatan HUT Provinsi Lampung, menjadi tonggak untuk masing-masing individu melakukan evaluasi, koreksi, dan introspeksi terhadap berbagai keberhasilan maupun capaian yang belum optimal dalam pelaksanaan pembangunan Lampung yang terus diupayakan.

“Berbagai keberhasilan yang telah dicapai perlu terus dipertahankan, ditingkatkan dan dilanjutkan. Sebaliknya terhadap berbagai capaian yang belum optimal, segera kita perbaiki untuk menuju kesempurnaan. Dengan demikian, maka agenda-agenda daerah yang belum mencapai sasaran harus, kita jadikan cambuk untuk terus bekerja keras dengan penuh semangat di masa mendatang,” katanya.

Sebelumnya, Senin (17/03/14), dalam upacara bendera memperingati HUT ke-50 Provinsi Lampung di PKOR Wayhalim, Gubenur mengatakan, ulang tahun emas Provinsi Lampung yang jatuh pada tanggal 18 Maret 2014 harus menjadi titik balik bagi masyarakat lampung untuk membangkitkan kejayaan Lampung seperti pada era 70-an dimana Provinsi Lampung merupakan penghasil devisa terbesar kedua bagi Indonesia.

Menurut Sjachroedin, pembentukan Provinsi Lampung untuk berpisah dari Sumatreta Selatan 50 tahun yang lalu oleh pendiri-pendiri Lampung bukanlah hal mudah dan membutuhkan pengorbanan yang tidak sedikit.

Karena itulah lanjut SZP, kurun waktu 50 tahun, harus dijadikan intropeksi dan evaluasi oleh masyarakat dan pemerintah mengenai  apa yang sudah diberikan bagi provinsi lampung sehingga kedepan sehingga Lampung bisa mencapai kembali masa jayanya.

Dijelaskan SZP, saat ini masih banyak yang harus dibenahi oleh Pemerintah Provinsi Lampung, khususnya masalah transportasi dan infrastruksur dan peran masyarakat sangat dibutuhkan untuk membantu pemerintah mengatasi masalah tersebut.

“Ulang tahun emas Provinsi Lampung harus menjadi momentum evaluasi dan intropeksi apa yang sudah kita lakukan untuk Provinsi ini, sehingga kedepan  kejayaan Lampung seperti dahulu dapat kita wujudkan,” ujarnya. (tim)

Read 398 times