Sosialisasi BPJS di DPRD Lampung

Kamis, 19 Maret 2015 14:46

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Lampung menyosialisasikan program BPJS Ketenagakerjaan kepada anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Provinsi Lampung.

 "Selama ini di lapangan, ketenagakerjaan merupakan tulang punggung keluarga dalam aktivitas sehari-hari. Dengan mengikuti BPJS Ketenagakerjaan, jika terjadi risiko bisa terbantu minimal keluarga tidak terbebani," kata Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Lampung, Sofyeni, Selasa (3/2/2015).

Sofyeni mengatakan, jika terjadi kecelakaan penjamin utamanya adalah Jasaraharja, penjamin kedua BPJS. "Kalau Jasaraharja tidak mencukupi, BPJS akan menjadi penjamin kedua," paparnya.

Untuk itu, ia terus melakukan sosialisasi agar BPJS Ketenagakerjaan ini segera bisa dikenal dan tidak rancu dengan BPJS Kesehatan. BPJS TK sejatinya masih seperti Jamsostek sebelumnya, namun tanpa program Jaminan Kesehatan (JPK). Layanan yang lainnya masih tetap sama yaitu jaminan kecelakaan kerja (JKK), jaminan kematian (JKM), dan jaminan hari tua (JHT).

"BPJS bukan sistem memaksa anggota, tapi menyarankan agar saat tertimpa risiko tidak terlalu berat untuk pendanaan dan BPJS bisa menanggungnya," jelasnya.

Ketua DPRD Provinsi Lampung, Dedy Aprizal mengatakan BPJS Ketenagakerjaan memang harus terus disosialisasikan agar calon peserta paham sebelum ambil keputusan. “Sosialisasi harus terus dilakukan hingga ke staf. Tidak hanya sampai ke kepala DPRD tapi karyawan swasta juga,” bebernya.
Dijelaskan, banyak manfaat yang bisa diperoleh dari kepesertaan BPJS, khususnya Ketenagakerjaan. “Manfaatnya yaitu jaminan kecelakaan kerja, jaminan hari tua, dan jaminan kematian," terangnya. (tim)

Read 404 times