UMP TETAP 1,9 JUTA Featured

Selasa, 14 Maret 2017 14:21

Berdasarkan pertimbangan kelangsungan  perekonomian Lampung, Pemprov Lampung  tidak akan merubah ketetapan

Upah Minimum Provinsi (UMP)  Lampung sebesar Rp.1,9 juta. Penetapan UMP ini juga berdasarkan  mekanisme yang ada. Hitungan ini ada pedomannya, tidak bisa  sembarangan, dan teman-teman Disnaker  sudah menghitung sesuai ketentuan yang ada, kata Sekdaprov Lampung Ir. Sutono belum lama ini.

Senada Ketua DPRD Lampung Dedi Afrizal menjelaskan,  dalam perubahannya pun harus disesuaikan dengan  kemampuan perusahaan dan keadilan perekonomian Lampung saat ini. Kami juga menginginkan buruh ini memilikii kecukupan, tapi kan harus melihat kemampuan produksi perusahaan juga agar perusahaan juga tetap berjalan, ujar Dedi saat dihubungi via ponsel belum lama ini.

Menurutnya tidak harus berdasarkan  UMP yang ditetapkan pun, kalau perusahaan yang bijak pasti akan memperhatikan kesejahteraan   para pekerjanya (buruh). Bagi saya perusahaan yang  dalam arti kata yaitu sehat akan memperhatikan kesejahteraan para karyawannya, karena kalau karyawan sejahtera otomatis  produktifitas daripada kinerja karyawan itu pasti akan tinggi, ujar Dedi. Meski begitu walaupun Pemerintah menetapkan Upah Minimum sebesar sekian persen, semuanya tetap kebijakan (keputusan) masing-masing perusahaan.

Mau tetap atau diatas UMP ya tergantung perusahaannya, yang penting pemerintah telah memberikan ukuran batasan minimal  atau standar pengupahan, tapi saya yakin banyak perusahaan yang memberikan diatas UMP yang telah ditetapkan, tandasnya. Sementara ratusan massa yang tergabung dalam Gerakan Buruh Lampung menggelar aksi didepan pintu masuk Kantor Gubernur Lampung menuntut agar segera dilakukan perubahan pada penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2017 yang telah ditetapkan beberapa waktu lalu.(ist)

Read 55 times