Bantu Percepatan Pembangunan di Lambar dan Pesisir Barat

Rabu, 21 Januari 2015 23:35

Sebanyak 10 orang anggota DPRD Provinsi Lampung asal daerah pemilihan (dapil) IV (Kabupaten Tanggamus dan Lampung Barat) melakukan kunjungan masa reses di Kabupaten Lampung Barat dan Kabupaten Pesisir Barat, Rabu (17/12/2014).

 Ke-10 anggota DPRD Lampung dapil IV yang melakukan jaring aspirasi masyarakat tersebut adalah Dadang Sumpena selaku ketua koordinator rombongan, Joko Susanto, H.M. Rizal, Yanwar Irawan, Mirzalie, Amrullah, Hari Ananda, Amalludin, Akhmadi Sumaryanto, dan Hidir Ibrahim.

Di Kabupaten Lampung Barat mereka menggelar pertemuan dengan jajaran Pemkab. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lampung Barat (Lambar), Nirlan, berharap anggota DPRD Provinsi Lampung daerah pemilihan IV dapat memfasilitasi dan membantu menyelesaikan segala permasalahan-permasalahan yang ada di kabupaten setempat.

Menurut Sekda, permasalahan yang perlu mendapat dukungan dari DPRD Lampung, yakni terkait penyelesaian masalah listrik dalam pembangunan SUTET di 14 titik yang masih terkendala pembebasan lahan.

Juga upaya pemkab dalam perubahan status jalan provinsi yang menghubungkan Liwa (Lampung)–Ogan Komering Ulu (OKU) Sumatera Selatan (Sumsel) diharapkan dapat ditingkatkan menjadi jalan nasional.

Selain itu juga pembangunan jalur penghubung Lumbok Seminung, Lampung Barat dengan Pekon Melesom, Kecamatan Lemong Kabupaten Pesisir Barat, dan juga upaya pengembangan potensi panas bumi yang ada disekitar Danau Ranau yang merupakan kawasan strategis di Provinsi Lampung.
“Kita sangat harapkan komitmen anggota DPRD Lampung dari Lambar untuk betul-betul mengawal dan membantu meyelesaikan semua permasalahan-permasalahan yang ada relevansinya dengan tugas kewenangan anggota Dewan guna mendukung pembangunan yang tengah dilaksanakan di Kabupaten Lambar,” kata Sekda.

Infrastruktur yang ada di Pekon Bandarbaru Kecamatan Sukau juga perlu perhatian serius, karena ini merupakan jalur penghubung, tidak hanya antarkota namun juga antarprovinsi.

“Kita harapkan jalur ini dapat diupayakan peningkatan statusnya menjadi jalan nasional, sehingga penanganan perbaikannya menjadi lebih baik dan akan berdampak positif bagi lancarnya lalu lintas perekonomian,” ujarnya.

Sementara itu terkait pembangunan jalan Lumbok—Melesom, Kepala Dinas PU Lambar Okmal menyampaikan pembangunan jalur penghubung yang telah dimulai tahun ini  menyedot anggaran sebesar Rp1 miliar.

Ruas jalan tersebut akan menembus kawasan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) dan saat ini masih tahapan pengusulan perizinan pemanfaatan ke Kementerian Kehutanan (Kemenhut).

“TNBBS yang akan dilintasi jalan di wilayah Lumbokseminung itu sepanjang 3,5 kilometer dan izin pemanfaatannya masih dalam pengurusan,” kata dia. Oleh karenanya, Okmal meminta, dewan untuk menbantu dalam upaya proses perizinan pemanfaatan ke Kemenhut.

Kadis PU juga mengutarakan keinginannya untuk penambahan alat berat, mengingat wilayah ini rawan bencana alam. Seperti halnya longsor, baik itu disekitar jalan provinsi ataupun nasional.

"Sarana alat berat yang ada masih terbatas, karenanya kita berharap ada penambahan sarana tersebut, meskipun penanganannya merupakan kewenangan pusat, tapi karena terjadi di wilayah Lambar, maka Dinas PU yang berada di lini terdepan dalam upaya penanggulangan bencana," ungkapnya.

Sementara ketua rombongan anggota DPRD Lampung dari dapil IV, Dadang Sumpena, mengatakan sebelum pertemuan digelar, pihaknya terlebih dahulu melakukan peninjauan pada jalan lintas barat Liwa–Sumsel.

Dia berharap melalui kunjungan pada masa reses tersebut komunikasi dan koordinasi antara Pemkab Lambar dan anggota DPRD dari dapil IV dapat berjalan dengan baik, sehingga pembangunan yang ada di Lambar, bisa segera terealisasi.

“Kita siap membantu Pemkab Lambar menyelesaikan segala program kerjanya yang ada kaitannya dengan kita,” katanya. Salah satunya segera menggelar hearing dengan pihak-pihak terkait permasalahan yang dihadapi.

Pada hari yang sama sebanyak 10 orang anggota DPRD Propinsi Lampung dari Dapil IV itu juga berkunjung ke Kabupaten Pesisir Barat Rabu. Mereka diterima langsung oleh Penjabat Bupati Pesisir Barat Kherlani, di kantor Pemda Pesisir Barat.

Menurut Khidir Ibrahim, salah satu anggota DPRD yang ikut melaksanakan kunjungan pada masa reses, kunjungan ke daerah pemelihannya merupakan agenda resmi yang sudah terjadwal dalam rangka melihat secara langsung kondisi daerah yang diwakili dan menerima aspirasi yang menjadi kebutuhan ddi Kabupaten Pesisir Barat.

Setelah beraudiensi dengan Penjabat Bupati Pesisir Barat, rombongan anggota DPRD Provinsi Lampung melakukan peninjauan ke beberapa lokasi diantaranya Bandara Pekon Seray dan melihat beberapa potensi pariwisata dan industri di kabupaten paling muda di Provinsi Lampung itu.  Diharapkan hasil reses akan menjadi rujukan didalam pelaksanaan pembangunan di tingkat provinsi. (tim)

Read 469 times