DPRD OKU Selatan Berkunjung ke DPRD Lampung

Sabtu, 07 November 2015 00:47

Pimpinan dan Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan melakukan kunjungan kerja ke DPRD Provinsi Lampung, Rabu (4/11/2015).

Rombongan diterima Ketua Komisi I DPRD Provinsi Lampung Ririn Kuswantari dan sejumlah anggotanya (Apriliati, Suprapto, Nerozeli, Azwar Saparudin, dan Mozez Herman), serta dari Kantor BPMPD Provinsi Lampung.

Ririn mengatakan kunjungan tersebut untuk tukar pengalaman dan saling mengadopsi berbagai program. Seperti pedoman penyusunan APBD tahun 2016, dan APB Desa yang bersumber dari ADD berdasarkan UU Nomor 6 Tahun 2014, serta berkaitan kewenangan dan penyelenggaraan pemerintahan desa.

Komisi I DPRD Lampung, kata dia, telah mengambil langkah sesuai tupoksi seperti pembinaan terhadap kabupaten/kota dalam penyusunan perda kabupaten/kota tentang pengaturan desa, pembinaan kapasitas kepala desa dan perangkatnya. Menginventarisasi kewenangan provinsi, karena dari 2.000 desa di Lampung, masih banyak desa miskin.

“Ada 4. 000 lebih aparatur desa dan perangkatnya yang telah ditingkatkan kapasitasnya dalam pengaturan desa. Program Gerbang Desa Saburai ada 100 desa yang sedang dalam pembinaan kapasitasnya,” kata Ririn.

Sementara dari BPMPD Lampung Mawarni mengatakan kegiatan tahun 2016 untuk desa-desa ada yang berbentuk bantuan langsung untuk peningkatan sarana dan prasarana desa. Juga ditambah untuk menigkatkan kapasitas desa tertinggal. "Sarana dan prasarana desa akan menjadi indikator dalam penilaian," katanya.

Di Lampung ada 70 desa yang ditentukan yang tersebar sebagai bentuk penentuan dari tim koordinator penilaian yang saat ini telah dibuat surat keputusan gubernur. "Harapan kami tahun depan program  disinergikan agar semua desa menigkat dari ketertinggalannya," ujarnya.
Ketua rombongan Komisi I DPRD OKU Selatan Wancik Rasyid mengatakan pihaknya  senang bisa berkoordinasi dengan Komisi I DPRD Lampung, karena bisa mendapatkan berbagai masukan. "Di OKU Selatan kami bentuk konsultan pendamping desa dari pusat, tapi provinsi yang merekrut," ujarnya. (tim)

Read 479 times